Pusat Ekonomi Baru Retas Kesenjangan Sosial

Mataram–Sosialisasi program pembangunan bidang kesejahteraan sosial Provinsi NTB resmi dibuka Senin (15/5) malam. Hadir dalam pembukaan Wakil Gubernur NTB HM Amin. Dalam sambutannya, Wagub menyebut untuk meretas kesenjangan sosial dengan membuka pusat ekonomi baru.

“Sarana penunjang seperti jalan, air bersih, dan listrik harus diperhatikan, ” katanya.

Dijelaskan, untuk masalah kesenjangan sosial harus didukung referensi data yang valid. Data akurat ini yang selanjutnya menunjang penanganan di lapangan.
“Edukasi pada masyarakat harus terus dilakukan. Bagaimana program dipastikan tepat sasaran, ” sambungnya.

Pemerintah pun, sambung Amin, sudah menyiapkan Formul penanganan mulai dari jangka pendek, menengah, dan panjang. Kemiskinan yang terjadi bukanlah takdir, semua masih bisa untuk diubah.
“Di NTB penyokong ekonomi adalah pertanian, perdagangan, jasa, dan industri. Untuk industri tidak terlalu besar, ” ucapnya.

URUS SOSIAL: Peserta yang hadir dalam pembahasan masalah sosial di Golden Palace Hotel

 

Kesenjangan sosial yang terjadi, bisa disikapi manakala masyarakat menyiapkan diri dalam pembangunan daerah. Seperti NTB yang saat ini sedang fokus menggarap pariwisata. Pertumbuhan pariwisata bakal diikuti industri kreatif seperti oleh-oleh makanan, kaos, mutiara, kuliner, hingga perkembangan destinasi baru.

“Pariwisata ini menembus lintas batas negara dan agama, ” ucapnya.

Wagub menyebut, keberadaan balai sosial dibawah naungan Dinas Sosial cukup strategis. Pemerintah jelas akan memberi perhatian serius untuk kapasitas dan kualitasnya.

“Nanti akan kita upayakan supaya memberi manfaat lebih luas, ” pungkasnya. (*)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *