PKS Bentuk Relawan Digital

Mataram–Kemajuan digital saat ini tidak boleh diabaikan. Segala macam kegiatan perlu melibatkan perangkat digital.

Kemajuan dunia digital ini disongsong oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan menggelar pelatihan jurnalistik berbasis digital. Mewakili Ketua Panitia Usman mengatakan, acara ini diagendakan oleh DPD PKS Kota Mataram. Peserta ditarget dari DPC se Kota Mataram ada enam DPC dengan target 28 peserta.

“Tujuan melaksanakan pelatihan ini adalah untuk perekrutan relawan digital,” katanya, Sabtu (29/4).

Usman mengungkapkan, sekolah digital merupakan program DPP PKS. Dari pusat sampai di daerah diwajibkan melaksanakan kegiatan digital. Peran media digital penting.

“Sekarang perkembangan digital semakin pesat, ” bebernya.

SEKOLAH DIGITAL: DPD PKS Kota Mataram menggelar sekolah digital. Selain memperdalam kemampuan menulis, kader PKS diminta memaksimalkan peran digital.

 

Usman menambahkan, belajar dari Pilkada DKI Jakarta dan Pilpres 2014 keberadaan gerakan digital memberi peran efektif. Di Pilkada DKI ada kesuksesan media digital dibalik Anies-Sandi.

“Termasuk konten buruk di digital yang ikut mempengaruhi calon, ” imbuhnya.

Dalam pelatihan jurnalistik dan penyusunan konten digital yang menghadirkan wartawan dan pakar digital ini,  peserta cukup serius mengajukan pertanyaan.

Seperti Zainal yang meminta tips membangun literasi digital yang positif. Seperti diketahui saat ini di media sosial banyak muncul informasi hoax atau bohong.

Peserta lainnya Arif Rahman meminta masukan supaya sanggup menulis lebih produktif.  Seperti diketahui,  banyak yang menyebut menulis adalah bakat. Hal itu kadang berpengaruh ketika mengawali tulisan.  Karena tidak berbakat, untuk menentukan tulisan sudah susah.

Sementara dari peserta perempuan Mutiara melengkapi dengan pertanyaan cara dan langkah menentukan tulisan yang menarik. Ia ingin supaya tulisan tidak membosankan.

“Sudah produktif. Nah,  tinggal menentukan angle yang menarik, ” katanya.

Pemateri menjabarkan,  mengenai gerakan literasi positif bisa dimulai dengan menuliskan hal yang baik di media sosial. Menghindari konflik dan kericuhan di dunia maya.

Sementara mengenai menulis adalah bakat, sebenarnya semua orang bisa dan mampu menulis. Tinggal bagaimana mau serius untuk menulis. Bakat itu ada yang anugerah dari lahir, ada juga yang lahir karena kesungguhan. Salah satu problem literasi di NTB adalah malas membaca dan menulis.

Sedangkan penentuan cara menulis yang menarik dan tidak membosankan, hal tersebut diperoleh sembari jalan. Kejelian melihat peristiwa cukup penting.  Dimana hal yang kecil bisa menjadi besar. Meski begitu,  kemauan dan semangat menulis yang tumbuh adalah hal yang positif.

Please follow and like us:

1 comment on PKS Bentuk Relawan Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *