Kisah Inaq Tegining Amaq Teganang yang Memukau

Mataram-Generasi muda banyak yang kehilangan kisah masa lalu. Cerita ini perlu kembali dikenalkan. Seperti acara yang dihelat di Taman Budaya
Provinsi NTB menggelar pentas seni di Taman Budaya, Kota Mataram, Sabtu (14/10). Sanggar
Seni Tunggal Galih menampilkan cerita bersadasarkan lagu sasak Inaq Tegining Amaq Teganang. Kisah lampau yang sanggup memukau penonton. Kisah yang kemudian dibuat pementasan.
Pimpinan Sanggar Tunggal Galih, H Lalu Selamet bercerita kalau sampai kini belum menemukan kisah asli dari cerita Inaq Teging Amaq Teganang. Sehingga ia
membuat cerita tersebut berdasarkan penggalan lirik lagu itu.
Dijelaskannya, lagu tersebut menceritakan tentang kisah sepasang suami istri pengembala sapi
yang mengalahkan seorang raja. Sehingga dibuatlah cerita bagaimana orang yang digambarkan sebagai masyarakat biasa mengalahkan raja yang angkuh dengan kesolehannya. Tentu mengalahkan dalam perang tak mungkin.
“Kita gambarkan raja tersebut dikalahkan
dengan kebaikan hati inaq teging dan amak teganang,” terangnya.
Penggalan kisah tersebut tergambar dalam adegan penolakan hadiah dari sang raja oleh Amaq Teganang dan Inaq Tegining setelah menemukan anak Raja. Sepasang suami istri tersebut nenyarankan kepada sang Raja untuk memberikan hadiahnya kepada masyarakat miskin. Hingga sang raja tersadar akan keangkuhan dan kelalaiannya dalam melaksanakan
kewajibannya sebagai Raja.
Kepala Taman Budaya Provinsi NTB, Faisal mengatakan pementasan tersebut
merupakan salah satu upaya peningkatan minat remaja pada cerita rakyat. Selain itu dirinya juga menilai pementasan tersebut mampu menciptakan regenerasi dalam bidang kesenian.
Hal itu yang membuat pihaknya mengutamakan para pemuda dan pemudi untuk hadir dalam pementasan
pementasan serupa.
“Kalau yang sudah tua kan banyak, tapi kan kita perlu regenerasi juga. “
sebutnya.
Keseriusan nya dalam mencari regenerasi muda ditunjukkan dengan pembinaan secara langsung ke sanggar sanggar seni di NTB. Sehingga pertunjukkan yang akan ditampilkan sudah terkonsep dan sesuai dengan karakter yang dimiliki provinsi NTB. Dipoles sesuai dengan karakter kita sebagai Sasak, Samawa, Mbojo.(put/vis)
Listen to Teginingteganang.mp3 by Indie Mania #np on #SoundCloud

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *